Nyeri Tulang Bisa Menjadi Salah Satu Gejala Osteoporosis
Osteoporosis merupakan salah satu penyakit yang berbahaya karena tidak ada gejala yang spesifik. Oleh karena itu, melakukan pencegahan sejak dini adalah cara yang paling tepat untuk mengakali penyakit ini.
Osteoporosis adalah penyakit tulang rapuh yang ditandai hilangnya kepadatan tulang. Akibatnya, tulang mudah patah serta tidak tahan terhadap benturan ringan.
Karena dipengaruhi oleh hormon estrogen, maka kaum wanita memiliki peluang paling besar terkena osteoporosis. Walau tidak dapat dipungkiri bahwa pria juga bisa mengalami penyusutan kepadatan tulang.
Gejala Umum Penyakit Osteoporosis
Pada umumnya gejala osteoporosi berupa nyeri pada tulang dan otot, terutama tulang punggung. Selain itu, patah tulang, tulang punggung makin membungkuk dan menurunnya tinggi badan.
Penyakit osteoporosis biasanya mulai diderita oleh seseorang yang berusia diatas 65 tahun. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa seseorang juga bisa terkena osteoporosis saat masih usia muda. Selain karena faktor genetis, penyebab osteoporosi lainnya juga bisa karena gaya hidup tidak sehat seperti kurang berolahraga, minum alkohol, merokok serta tidak memerhatikan kesehatan tulang sebagai misal membawa beban berat dan sikap tubuh yang salah saat duduk.
Jenis-jenis Oosteoporosis
Pada dasarnya, ada dua jenis osteoporosis yakni primer dan sekunder. Osteoporosis primer dibagi lagi menjadi dua. Pertama, yang menyerang pascamenopause yaitu kondisi saat kadar estrogen menurun. Kedua, osteoporosis senilis yang terjadi karena kekurangan kalsium dan ketidakseimbangan antara kecepatan hancurnya tulang dengan pembentukan tulang baru. Biasanya, menyerang saat usia lanjut.
Sementara itu, osteoporosis sekunder disebabkan keadaan medis lainnya atau obat-obatan. Penyakit muncul karena kondisi gagal ginjal kronis dan kelainan hormonal, pemakaian obat-obatan yang berlebihan, konsumsi alkohol dan kebiasaan merokok.
Tips Cara Mencegah Osteoporosis
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah osteoporosis, yaitu dengan cara
1. Memperbanyak asupan makanan yang mengadung vitamin D. Vitamin ini bisa membantu penyerapan kalsium sehingga tulang tetap kuat. Mengaktifkan vitamin D dalam tubuh tidak sulit, cukup sepuluh menit terkena sinar matahari pagi.
2. Jangan mengabaikan saat anda merasakan nyeri tulang terasa. Osteoporosis karena penurunan massa tulang membuat tulang lebih mudah hancur atau mengalami pengeroposan. Hal ini biasanya membuat tulang terasa nyeri.
3. Jangan melakukan diet yang terlalu ekstrim. Diet ketat yang cenderung ekstrim memberi risiko besar bagi tubuh kehilangan nutrisi penting, termasuk kalsium.
4. Lakukan olahraga secara rajin dan teratur.
5. Kurangi kebiasaan mengonsumsi kopi, alkohol, minuman bersoda dan juga garam.
Cara Mengobati Osteoporosis Dengan Herbal Slutena
Berikut cara konsumsi S.Lutena, S.Lutein, Super Lutein Untuk Penyembuhan Penyakit. Cara Konsumsi Slutena Untuk Penyembuhan Penyakit. Cara konsumsi S.Lutena , S.Lutein, Super Lutein dan Dosis yang dianjurkan untuk penyembuhan penyakit berat dan ringan YAITU :
- Bila anda dalam kondisi sakit, maka anda disarankan mengkonsumsi 9-10 kapsul / hari , bisa diminum 3 x 3 kapsul atau 2x 5 kapsul per harinya.
- Utk penderita penyakit kritis, ataupun mereka yang sangat membutuhkan dalam arti dalam kondisi parah disarankan konsumsi dlm jumlah yg lebih besar, misalnya 2 sampai 3 kali sehari, masing-masing 5 kapsul (total: 10-15 kapsul/hari). Setelah kondisi menunjukkan perbaikan, dosis boleh diturunkan secara bertahap, namun jangan terlalu cepat.
- Untuk prosedur cara konsumsi S Lutena/Super Lutein dalam kondisi sakit adalah : 3 kapsul diminum sebelum tidur, dapat diselingi 1,5 jam dari makan malam, misalnya anda makan malam jam 19.30, maka konsumsi S Lutena/Super Lutein jam 21.00. Tujuannya supaya penyerapannya maksimal, karena perut kosong. Kemudian 3 kapsul diminum setelah bangun tidur sebelum sarapan. Dan 3 kapsul setelah makan siang.
- Bila anda mengkonsumsi S Lutena/Super Lutein untuk terapi kesehatan / mencegah penyakit), atau dlm proses pemulihan, maka anda disarankan mengkonsumsi minimal 1×3 kapsul/hari. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya S Lutena/Super Lutein dikonsumsi sebelum tidur.
- S.Lutena Sebaiknya dikonsumsi secara terus menerus, tidak putus dan selalu teratur. Misalnya menyediakan stock 1 botol S Lutena/Super Lutein untuk 1 bulan. Maka dalam waktu 1 bulan, tidak pernah absen, sehingga bisa mengkonsumsinya dengan rutin setiap hari.
- Anda juga harus memiliki mindset (keyakinan) akan sembuh dari penyakit yang anda derita. Dan akan lebih penting jika anda memiliki target sembuh. Misalnya: “Setelah habis 1 botol ini, saya akan sembuh dan pulih kembali.” Keyakinan ini sangat penting dalam proses terapi, karena keyakinan ini akan memicu hormon di dalam tubuh yg dapat membantu proses penyembuhan.
- Selain memiliki keyakinan untuk sembuh, anda juga harus menjauhakan pikiran anda dari STRESS. Berpikir positif dan menjaga perasaan bahagia / bersyukur akan mempercepat proses pemulihan penyakit, sebaliknya jika memelihara perasaan marah, depresi, stress, tertekan, dendam, dll. emosi yg bersifat negatif dalam jangka panjang, justru dapat menyebabkan menurunnya tingkat kekebalan tubuh, mengacaukan system hormon, dan meningkatkan kadar keasaman darah (biang kerok munculnya segala penyakit kritis & kanker), yg mengakibatkan tubuh lebih mudah jatuh
Itulah Tips cara konsumsi S.Lutena, S.Lutein, Super Lutein Untuk Penyembuhan Penyakit, untuk Anda yang ingin mendapatkan solusi terbaik dan penyembuhan yang maksimal , tidak hanya menyembuhkan satu penyakit akan tetapi mendapatkan banyak manfaat dari konsumsi S.Lutena, S.Lutein atau Super Lutein secara rutin dan teratur.
Dengan konsumsi S.Lutena, S.Lutein atau Super Lutein secara rutin dan teratur akan mendapatkan banyak manfaat. Karena S.Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mataKatarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus / Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.
Bagi Anda yang berkenan dan ingin Order , silahkan langsung hubungi kami di kontak person yang tersedia disebelah kanan website ini
Itulah sedikit informasi tentang penyakit osteoporosis yang dapat kami sampaikan kali ini. Semoga bermanfaat.







0 komentar:
Posting Komentar